Guna Penuhi Pasokan Pangan, Kemenperin Bertekad Jaga Produktivitas Industri Mamin

Industri Mamin Merupakan Salah Satu Sektor Manufaktur Andalan yang Selama Ini Memberikan Kontribusi Signfikan Bagi Perekonomian Nasional
Guna Penuhi Pasokan Pangan, Kemenperin Bertekad Jaga Produktivitas Industri Mamin
Menperin Agus Sumiwang Kartasasmita saat melakukan video conference dengan sejumlah pelaku industri mamin/ Kemenperin

Jakarta, Nusantaratv.com Industri Makanan dan Minuman (Mamin) merupakan salah satu sektor manufaktur andalan yang selama ini memberikan kontribusi signfikan bagi perekonomian nasional, baik itu melalui capaian nilai investasi maupun ekspor. Bahkan, industri mamin juga dikategorikan sebagai sektor strategis lantaran menjadi penyedia pangan bagi masyarakat.

"Apalagi, saat ini di tengah kondisi pandemi virus corona, kebutuhan pangan masyarakat semakin meningkat, seiring pula dengan adanya kebijakan untuk work from home," ujar Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Rabu (1/4/2020).

Menghadapi kondisi tersebut, Menperin menegaskan, pihaknya terus menjaga produktivitas hingga distribusi sektor industri mamin di dalam negeri. Upaya ini agar pasokan pangan bagi masyarakat dapat terpenuhi dengan baik.

Baca Juga: Menjaga Produktivitas Industri Ditengah Wabah Corona

"Misalnya, demand susu yang cukup naik, karena termasuk untuk meningkatkan imun," jelas Menperin.

Oleh karena itu, Kemenperin memberikan apresiasi kepada pelaku industri mamin di dalam negeri yang tetap semangat memacu produktivitasnya di tengah kondisi tekanan ekonomi global sampai pada dampak dari pandemi Covid-19.

"Kami aktif melakukan koordinasi dengan Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan untuk menjaga ketersediaan bahan baku bagi industri mamin," kata Menperin.

Menperin juga mengaku masih optimistis, industri mamin masih memberikan kontribusi yang signfikan bagi pertumbuhan ekonomi nasional pada tahun ini.

"Kami juga tetap memprioritaskan pengembangan industri mamin yang tergolong sektor industri kecil dan menengah (IKM)," ucap Menperin.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0