KKP Bersama Komisi VI DPR Lakukan Bakti Nelayan di Karangantu

Sebanyak 1.000 Paket Sembako, Masker, Hand sanitizer dan Alat Pengukur Suhu Tubuh Diberikan Kepada Nelayan
KKP Bersama Komisi VI DPR Lakukan Bakti Nelayan di Karangantu
Ilustrasi nelayan/ Istimewa

Banten, Nusantaratv.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap menggandeng Komisi IV DPR-RI melaksanakan kegiatan bakti Nelayan di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Karangantu, Serang, Banten.

Sebanyak 1.000 paket sembako, masker dan hand sanitizer dan alat pengukur suhu tubuh diberikan kepada nelayan dengan melibatkan Anggota Komisi IV DPR RI Dapil Banten II Hj. Nuraeni. Bantuan tersebut disalurkan kepada nelayan secara simbolis oleh Direktur Jenderal Perikanan Tangkap, M. Zulficar Mochtar.

Zulficar mengungkapkan apresiasinya kepada anggota komisi IV DPR RI dan Pemerintah Kota Serang atas perhatiannya kepada nelayan dan subsektor perikanan tangkap di Kota Serang, Banten.

"Bantuan ini kami harapkan dapat bermanfaat bagi nelayan di tengah pandemi Covid-19. Kita juga terus himbau masyarakat perikanan dan selalu sosialisasikan protokol pencegahan virus corona di kawasan pelabuhan perikanan," ujar Zulficar pada Selasa (19/5/2020).

Baca Juga: Petani Jateng Sumbang 5 Ton Beras untuk Penanganan Virus Corona

Menurut Zulficar, tidak dapat dipungkiri bahwa pandemi Covid-19 berdampak sangat luas. Hal ini juga dirasakan oleh para nelayan yang merupakan ujung tombak pelaku usaha perikanan. Untuk menjaga agar nelayan dapat tetap berusaha dan sub sektor perikanan tangkap sebagai salah satu garda terdepan ketahanan pangan tetap bergulir dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat, Ditjen Perikanan Tangkap telah mengeluarkan beberapa kebijakan.

"Diantaranya kita atur pelayanan kesyahbandaran di pelabuhan perikanan, penghentian sementara kegiatan pemeriksaan fisik kapal hingga fasilitasi permodalan nelayan melalui pojok pendanaan nelayan," jelas Zulficar.

Sejalan dengan protokol pencegahan dan penanggulangan Covid-19 ini, sebagai relaksasi kebijakan Ditjen Perikanan Tangkap juga melakukan bakti nelayan dan gerakan nasi ikan. Kegiatan ini dilaksanakan di 22 pelabuhan perikanan UPT pusat, 9 pelabuhan perikanan perintis, juga bersama Pemda terkait dilaksanakan di pelabuhan perikanan UPT daerah dan kampung nelayan sekitar pelabuhan perikanan.

"Hingga kini, masih berlangsung kegiatan gerakan nasi ikan yang sudah dimulai sejak 30 April lalu dan merupakan inisiasi Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo. Gerakan ini tidak menggunakan anggaran negara melainkan donasi dari para pegawai KKP, para mitra dan relawan yang sejalan dengan kegiatan bakti nelayan," ungkap Zulficar.

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPR RI Hj. Nuraeni mengatakan, bantuan APD dan sembako ini dapat disalurkan untuk melindungi dan membantu nelayan serta masyarakat perikanan di sekitar PPN Karangantu.

"Kita juga akan terus mendorong kegiatan positif seperti ini tidak dilakukan hanya di sini saja, semoga anggota komisi yang lain dapat berkontribusi di daerah lain di tengah pandemi Covid-19," kata Hj. Nuraeni.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0