Iran Desak IMF Pinjamkan Dana Darurat untuk Perangi Coronavirus

Ada spekulasi di luar negeri bahwa jumlah sebenarnya kematian dan infeksi bisa lebih tinggi.
Iran Desak IMF Pinjamkan Dana Darurat untuk Perangi Coronavirus
(FM)

Nusantaratv.com- Presiden Iran Hassan Rouhani mendesak Dana Moneter Internasional (IMF) pada hari Rabu untuk memberikan pinjaman darurat $5 miliar bagi Iran untuk memerangi wabah virus corona yang baru.

AFP melaporkan, Republik Islam itu memerangi salah satu wabah coronavirus paling mematikan di dunia yang katanya telah menewaskan lebih dari 3.800 orang dan menginfeksi lebih dari 62.500.

Iran mengatakan perlu dana untuk terus memerangi virus.

Tetapi musuh utamanya, Amerika Serikat, yang secara efektif memegang hak veto di IMF, dilaporkan akan memblokir pinjaman itu, dengan alasan Iran akan menggunakan dana itu untuk keperluan militer.

"Saya mendesak semua organisasi internasional untuk memenuhi tugas mereka," kata Rouhani dalam pertemuan kabinet.

"Kami adalah anggota IMF, jika akan ada diskriminasi antara Iran dan lainnya dalam memberikan pinjaman, baik kami maupun opini dunia tidak akan menoleransi hal itu."

Iran mengumumkan pada 12 Maret bahwa mereka telah meminta pinjaman.

Negara itu belum menerima bantuan dari IMF sejak "kredit siaga" yang dikeluarkan antara 1960 dan 1962, menurut angka-angka IMF.

Menurut situs IMF, Instrumen Keuangan Cepat tersedia untuk semua negara anggota yang menghadapi kebutuhan neraca pembayaran yang mendesak.

"Jika mereka tidak bertindak atas tugas mereka dalam situasi yang sulit ini, dunia akan menghakimi mereka dengan cara yang berbeda," kata Rouhani.

Iran telah berulang kali meminta administrasi Trump untuk membalikkan kebijakan sanksi, yang telah ditentang bahkan oleh sekutu AS, terutama sejak pandemi COVID-19 melanda.

Obat-obatan dan peralatan medis secara teknis dikecualikan dari sanksi AS tetapi pembelian sering diblokir oleh keengganan bank untuk memproses pembelian karena takut dikenai penalti besar di Amerika Serikat.

"Ini akan turun dalam sejarah bahwa Gedung Putih, yang sejauh ini terlibat dalam terorisme ekonomi, sekarang menjadi teroris dalam masalah kesehatan juga," kata Rouhani.
 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0