Kemenparekraf Dorong UMKM untuk Bisa Cepat Beradaptasi di Tengah Pandemi Corona

Kemenparekraf Mendorong Masyarakat untuk Saling Bahu-Membahu Ikut Berkontribusi Dalam Program #BanggaBuatanIndonesia
Kemenparekraf Dorong UMKM untuk Bisa Cepat Beradaptasi di Tengah Pandemi Corona
Ilustrasi produk UMKM/ Kemenparekraf

Jakarta, Nusantaratv.com - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mendorong para pelaku UMKM untuk bisa bertahan dan lebih cepat beradaptasi di tengah wabah pandemi COVID-19.

Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf Nia Niscaya menjelaskan, di tengah pandemi COVID-19, Kemenparekraf memiliki prinsip yang bisa diterapkan bagi UMKM untuk segera beradaptasi di situasi saat ini yaitu Accept, Adapt, Digital, dan Creative Collaboration (AADC).

"Accept yang dimaksud adalah kita harus menerima kondisi saat ini untuk dihadapi bersama-sama. Lalu berikutnya adalah Adapt, kita harus menyesuaikan dan cepat beradaptasi dengan kondisi saat ini. ‘Digital’, saat ini adalah suatu keniscayaan, UMKM juga segera bertransformasi dan terima kasih Blibli yang sudah memberikan tempat kepada UMKM. Dan yang terakhir adalah Creative Collaboration," ujar Nia di Jakarta, (18/5/2020).

Baca Juga: Pemerintah Jamin Kredit Modal Kerja Diberikan untuk UMKM

Nia juga mendorong masyarakat untuk saling bahu-membahu menjadi pahlawan bagi produk lokal dengan cara ikut berkontribusi dalam program #BeliKreatiflokal dan #BanggaBuatanIndonesia.

Program tersebut, jadi cara untuk mendukung pelaku ekonomi kreatif subsektor kuliner, fashion, dan kriya agar mampu meningkatkan omzet penjualannya dengan optimasi promosi melalui platform e-commerce secara terintegrasi.

Ia juga menjelaskan, pihaknya memberikan tempat bagi 500 pelaku ekonomi kreatif (ekraf) terpilih yang produknya bisa dipasarkan secara cuma-cuma. Namun, lanjut Nia, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh para pelaku ekraf.

Seperti, lokasi usahanya harus berada di sekitar Jabodetabek, akun sosial media tidak boleh di mode private. Followers dari akun pendaftar program ini tidak lebih 10.000 followers. Dan program ini diperuntukkan khusus untuk pelaku ekonomi kreatif bidang kuliner, fashion, dan kriya.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0