Kemendag Realokasi Anggaran Rp 731 Miliar Guna Tangani COVID-19

Kementerian Perdagangan Realokasi Anggaran dan Fokus Gunakan Anggaran Untuk Tangani COVID-19 di Indonesia
Kemendag Realokasi Anggaran Rp 731 Miliar Guna Tangani COVID-19
Kantor Kemendag, Jakarta/ Kemendag

Jakarta, Nusantaratv.com - Menindaklanjuti arahan Presiden Jokowi dan sejalan dengan Perppu No. 1 Tahun 2020 dan Keppres No. 11 Tahun 2020 dalam rangka penanganan wabah COVID-19, Kementerian Perdagangan (Kemendag) telah menyiapkan skenario penghematan anggaran sambil menunggu penetapan Menteri Keuangan.

Hal tersebut disampaikan Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto dalam Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR mengenai 'Langkah Strategis Tangani COVID-19 di Indonesia' yang dilaksanakan secara daring di Jakarta, (3/4/2020).

"Kementerian Perdagangan melakukan penghematan anggaran dengan mengurangi belanja perjalanan dinas, paket rapat, dan kegiatan pameran seperti Trade Expo Indonesia, World Dubai Expo, Pangan Nusa dan pameran dalam negeri lainnya, sebesar Rp. 731.702.876.750, sehingga anggaran Kementerian Perdagangan yang semula berjumlah Rp 3.577.137.901.000 kini menjadi Rp 2.845.435.024,250," ujar Mendag.

Baca Juga: Kini Rumah Sakit Telah Dapat Ajukan Klaim COVID-19 Kepada Kemenkes

Alokasi anggaran tersebut dilakukan per unit Eselon I yang ada di Kementerian Perdagangan, yaitu Sekretariat Jenderal, Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri, Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga, Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Direktorat Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional, Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi, Inspektorat Jenderal, dan Badan Pengkajian dan Pengembangan Perdagangan.

Selanjutnya, Mendag sepakat dengan DPR untuk menyisir kembali anggaran dan menambahkan, alokasi anggaran tersebut dan refocusing untuk membiayai kegiatan-kegiatan penanganan COVID-19.

"Diutamakan kegiatan yang manfaatnya dapat langsung diterima tenaga medis yang berada di garda terdepan dalam penanganan pandemi COVID-19 dan melindung masyarakat. Serta program yang digunakan untuk pedagang pasar serta usaha kecil menengah (UMKM) sehingga dapat tetap berusaha dan bangkit dari keterpurukan ini," kata Mendag.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0